將一篇印尼文報導翻譯為中文---急

Sumber: Bisnis Indonesia, Selasa, 7 November 2006 JAKARTA:PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk bersama Shanghai Electric Import & Export Company Ltd menandatangani nota kesepahaman dengan PT Centralpertiwi Bahari untuk membangun pembangkit listrik US$60 juta. Pembangkit listrik milik anak perusahaan CP... show more Sumber: Bisnis Indonesia, Selasa, 7 November 2006
JAKARTA:PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk bersama Shanghai Electric Import & Export Company Ltd menandatangani nota kesepahaman dengan PT Centralpertiwi Bahari untuk membangun pembangkit listrik US$60 juta.

Pembangkit listrik milik anak perusahaan CP Prima yang bergerak di bidang tambak udang itu berkapasitas 2x25 MW berlokasi di Lampung Utara, di mana pelaksanaan proyek rencananya mulai awal 2007.

Sekretaris Perusahaan Truba Alam Manunggal Jenty Tjandradjaja mengatakan pembangunan pembangkit itu memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional CP Prima yaitu penghematan biaya listrik dalam jumlah yang signifikan.

Keterlibatan perusahaan itu dan Shanghai Electric dalam proyek ini meliputi aspek desain konstruksi, bantuan teknis, pengadaan barang dan jasa, dan konstruksi bangunan, infrastruktur dan rencana bisnis.

"Keseluruhan proyek ini bernilai sekitar US$60 juta, di mana pelaksanaan pembangunan direncanakan akan dimulai awal 2007. Sementara aspek teknis dan perencanaan akan difinalisasi akhir 2006," ujar Jenty dalam siaran pers, kemarin.

Sementara itu, dua perusahaan semen asing dari Thailand dan Australia meminta PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten menyediakan pasokan listrik 75 megawatt (MW).

General Manager PT PLN Distribusi Jabar dan Banten Murtaqi Syamsuddin mengatakan dua perusahaan tersebut memakai nama PT Boral dari Australia yang akan membangun pabrik semen di Banten bagian selatan dengan kebutuhan listrik 25 MW.

"Sementara satunya lagi dari Thailand yang di back up oleh Siam Cement akan mendirikan pabrik di Sukabumi bagian selatan dengan kebutuhan pasokan listrik 50 MW," katanya di sela-sela acara Hari Listrik Nasional di Bandung, kemarin. (08/Hilman Hidayat)
1 answer 1