Skip to search.

Breaking News Visit Yahoo! News for the latest.

×Close this window

  1. Home >
  2. All Categories >
  3. Society & Culture >
  4. Religion & Spirituality >
  5. Resolved Question
Pejantan Tangguh Part 2 Pejantan Tangguh Part 2
Member since:
June 11, 2008
Total points:
370 (Level 2)

Resolved Question

Show me another »

Tolong ceritakan sejarah masuknya agama anda masing2 ke Indonesia..?

Coba deh ceritakan.
Ga jujur juga ga papa .......mumpung ada diskon.

Additional Details

@Rian T
Duh..kasian banget sampe segitunya jualan pulsa. Tapi ma'af ya Bang saya ga pake pre paid.

5 years ago

@getdesk
Gile loe ya.....jangan jawab postingan gw, gila loe, ketangkep polisi berabe nih, tuh rekapan togel hapus saja.....cepetan.

5 years ago

@Sony
kekekekkeke...kalo barang gelap ?

5 years ago

@getdesk
Ya ini lagi....POSMO khan tabloit mistik, liat saja isinya sarat sajen2, ga masuk tuh buat Sony kaya ginian.

5 years ago

@getdesk
Ya elah....elo sih ganti2 jawaban.

5 years ago

@ALL
Dah cukup buat gw, terliat yg ga berani jujur gw kasih diskon.
Orang yg ditanyakan agama masing2, napa agama orang yg diceritakan.
Dapatkah menceritakan sejarah masuknya agama masing2 ke Indonesia.
Tapi ga papa lah ga jadi soal.

5 years ago

neorhazes by neorhaze...
Member since:
July 03, 2007
Total points:
908 (Level 2)

Best Answer - Chosen by Asker

di Y!A English juga ada pertanyaan macem gini, udah gue jawab, ternyata answer gw jd best answer.. (g narsis lhoo)

bisa basa inggris kan?
gw mls nerjemahinny lagi -__-;

pertanyaan dari si penanya di Y!A english:
How did Indonesia become a muslim country?
1. How did Indonesia become a muslim dominant country while most of its neighbor countries(Thailand, Cambodia, Vietnam, Philippines, Myanmar, Laos) are not?

2. When did Indonesia become a Muslim dominant country?

3. Who introduced/missionized Islam religion to Indonesia? Where were they from?



gue agama Islam dan jawaban gue:
1. Indonesia becomes a muslim dominant country because there are so much immigrant from Arab preaching the Islam throughout the Nusantara. They reached every part! From the Sabang in the east of Indonesia to the Papua! They have enough money to explore and preach Islam as wide as they can..
Indonesian people also tolerated to a new religion. Note that Indonesian people always like to syncrethising new and old religion. So if they found a new religion such as Islam, they will mix the belief of Islam with local belief , the example is Kejawen. You can find out more in Wikipedia
2. When? Simple question. It's after the Ottoman Empire seized the Constantinopel. Muslims become more confident, and some Javanese muslim build a kingdom called Demak. And the other Javanese Muslim take over Jakarta from Portuguese in 1492. It's a great achievement by Muslims, and since that, Islam becoming a major leading religion in Indonesia.
3. As i say before, Arabs trader were the preacher of Islam. And also some Gujarati Muslims preach Islam in the north of Sumatra. Arabs trader teaching some Javanese trader ,and soon these Javanese trader become a muslim. These Javanese trader also preaching to their friends and nobleman..
  • 2 people rated this as good
Asker's Rating:
3 out of 5
Asker's Comment:
@noer
@juzzmyni
@john
Anda memang jujur menjawab dengan agama anda, yg lain ngaco agama tetangga.

There are currently no comments for this question.

This question about "Tolong ceritakan sej… " was originally asked on Yahoo! Answers Indonesia

Other Answers (8)

  • getdesk by getdesk
    Member since:
    June 19, 2008
    Total points:
    157 (Level 1)
    ===== MENENGOK KONFLIK MASA LALU ======
    Biasanya, konflik yang terjadi di kalangan ulama -terutama ulama jaman dahulu, lebih banyak diakibatkan karena persoalan (rebutan pengaruh) politik. Tidak hanya terjadi pada era kiai-ulama masa kini, tapi sejak jaman Wali Songo-pun, konflik seperti itu pernah terjadi.
    Bahkan, sejarah Islam telah mencatat bahwa jenazah Muhammad Rasulullah SAW baru dimakamkan tiga hari setelah wafatnya, dikarenakan para sahabat justru sibuk rebutan soal posisi khalifah pengganti Nabi
    (Tarikh Ibnu Ishak, ta'liq Muhammad Hamidi).

    Di era Wali Songo -kelompok ulama yang "diklaim" oleh NU sebagai nenek-moyangnya dalam perihal berdakwah dan ajarannya, sejarah telah mencatat pula terjadinya konflik yang "fenomenal" antara Wali Songo (yang mementingkan syari'at) dengan kelompok Syekh Siti Jenar (yang mengutamakan hakekat).

    Konflik itu berakhir dengan fatwa hukuman mati bagi Syekh Siti Jenar dan pengikutnya. Sejarah juga mencatat bahwa dalam persoalan politik, Wali Songo yang oleh masyarakat dikenal sebagai kelompok ulama penyebar agama Islam di Nusantara yang cukup solid dalam berdakwah itu, Ternyata juga bisa terpolarisasi ke dalam tiga kutub politik; Giri Kedaton (Sunan Giri, di Gresik), Sunan Kalijaga (Adilangu, Demak) dan Sunan Kudus (Kudus).

    Kutub-kutub politik itu memiliki pertimbangan dan alasan sendiri-sendiri yang berbeda, dan sangat sulit untuk dicarikan titik temunya; dalam sidang para wali sekalipun. Terutama perseteruan dari dua nama yang terakhir, itu sangat menarik. Karena pertikaian kedua wali tersebut dengan begitu gamblangnya sempat tercatat dalam literatur sejarah klasik Jawa, seperti: "Babad Demak", "Babad Tanah Djawi", "Serat Kandha", dan "Babad Meinsma".

    Lagi-lagi, konflik itu diakibatkan karena persoalan politik. Perseteruan yang terjadi antara para wali itu bisa terjadi, bermula setelah Sultan Trenggono (raja ke-2 Demak) wafat. Giri Kedaton yang beraliran "Islam mutihan" (lebih mengutamakan tauhid) mendukung Sunan Prawata dengan pertimbangan ke-'alimannya. Sementara Sunan Kudus mendukung Aryo Penangsang karena dia merupakan pewaris sah (putra tertua) dari Pangeran Sekar Seda Lepen (kakak Trenggono) yang telah dibunuh oleh Prawata (anak Trenggono). Sedangkan Sunan Kalijaga (aliran tasawuf, abangan) mendukung Joko Tingkir (Hadiwijaya), dengan pertimbangan ia akan mampu memunculkan sebuah kerajaan kebangsaan nusantara yang akomodatif terhadap budaya.

    Sejarah juga mencatat, konflik para wali itu "lebih seru" bila dibandingkan dengan konflik ulama sekarang, karena pertikaian mereka sangat syarat dengan intrik politik yang kotor, seperti menjurus pada pembunuhan terhadap lawan politik. Penyebabnya tidak semata karena persoalan politik saja, tapi di sana juga ada hal-hal lain seperti: pergesekan pengaruh ideologi, hegemoni aliran oleh para wali, pengkhianatan murid terhadap guru, dendam guru terhadap murid, dan sebagainya.

    Source(s):

    Ini bukan dari POSMO, enak aja...
    dari sini : http://www.jawapalace.org/walisanga2.htm
    cuman website nya sekarang nggak bisa di akses!

    Konflik Islam masalalu di Indonesia :
    http://netlog.wordpress.com/2006/05/03/syekh-siti-jenar-2/

    yang ini sudah melewati badan sensor :
    http://www.ummah.net/islam/nusantara/sejarah.html

    ini yang menghendaki kejujuran sejarahnya...
    http://blogs.unpad.ac.id/mumuhmz/2008/03/17/sejarah-islam-perlu-dipaparkan-dengan-jujur/#more-68
    • 6 people rated this as good
  • sony by sony
    Member since:
    September 27, 2006
    Total points:
    6,315 (Level 5)
    karena semua agama di indonesia adalah barang import jadi pasti masuknya lewat bandara atau pelabuhan.
    gito aja kok pake nanya....

    maaf mas, barang import ngak dapet diskon,
    malah yang ada kena tambahan bea masuk + PPN BM.
    .
    • 5 people rated this as good
  • goyoungdong by goyoungd...
    Member since:
    January 31, 2008
    Total points:
    1,846 (Level 3)
    Wah sori neh...ane ga tahu sebab belon lahir...
    Tapi memang kalo informasi tsb penting banget buat ente, bisa dilihat di buku2 sejarah di toko buku (di wikipedia juga ada)..
    • 4 people rated this as good
  • Smilikitibolobolo_BacK!!! by Smilikit...
    Member since:
    January 02, 2008
    Total points:
    645 (Level 2)
    akuh bukan tuhkang ceritah,lagihpulah kenapah harus ceritah keh kamuh?

    Source(s):

    jadihlah pengikut akuh yak
    • 3 people rated this as good
  • juzzmynick by juzzmyni...
    Member since:
    January 23, 2008
    Total points:
    7,009 (Level 5)
    kebetulan saya tadi habis jalan-jalan ke toko buku bekas dan membeli buku tua cetakan tahun 1959, mengenai Indonesia. Dan saya lihat ada 1 halaman yang menjelaskan secara singkat masuknya Islam ke Indonesia.

    Islam masuk ke Indonesia

    Diperkirakan masuknya agama Islam ke Indonesia pada abad ke 9, yang dibawa oleh para pedagang-pedagang dari Gujarat (India), Persia dan Arab. Dimana masuknya ke Nusantara diawali di pulau Sumatera yaitu Aceh. Oleh sebab itu, Aceh dikenal juga dengan sebutan "Serambi Mekah".

    Sedangkan untuk pulau Jawa sendiri, penduduknya mulai memeluk agama Islam diperkirakan sekitar tahun 1400. Dan perkembangan secara pesatnya pada saat Abad ke-17, yang dilakukan oleh Wali Songo.

    Untuk bukti lainnya bisa dilihat dari catatan sejarah perjalanan pelaut Venesia, Marco Polo, yang dalam perjalanan pulangnya dari China menuju ke Eropa dan singgah di bagian utara pulau Sumatera.

    Source(s):

    Fischer, Louis, (1959), "The Story of Indonesia", Harper & Brothers, NY.
    http://id.wikipedia.org/wiki/Walisongo
    • 4 people rated this as good
  • djou by djou
    Member since:
    April 09, 2008
    Total points:
    3,478 (Level 4)
    saya kira semua agama masuk ke Indonesia karena asing mengganggap konsep spriritual yang dianut nenek moyang kita tak tak benar...
    • 3 people rated this as good
  • John Banting by John Banting
    Member since:
    February 10, 2008
    Total points:
    4,209 (Level 4)
    Pada abad ke 7, misi kristen sudah mendarat di sumatra utara, hal ini terbukti dari ditemukannya bekas biara, hanya saja yang masuk waktu itu madzab nestorian (suatu bid'ah); tidak jelas kenapa jemat ini punah.
    Pada abad 15, era penjelajahan samudra dari sejarah eropa, Fransiskus Xaverius mendarat di Maluku dan mendirikan stasi gereja Katolik, setelah Belanda mengalahkan Portugis, Belanda memindahkan umat ke gereja Protestan, selama 250 tahun pertama pendudukan Belanda aktivitas penginjilan hanya jalan di tempat (mungkin belanda tidak suka agamanya disamai atau rakyat tidak suka agama penjajah). 100 tahun kemudian dari pendudukan Belanda barulah aktivitas zending & misionaris mulai giat lagi seiring "politik balas budi" di parlemen Belanda.

    Jadi : Agama kristen dibawa menumpang penjajah itu (mungkin) benar, tapi kalau agama kristen disebarkan oleh penjajah : itu tidak benar.
    Praktis umur efektif gereja di bumiputera, baru 1 abad
    • 3 people rated this as good

Answers International

Yahoo! does not evaluate or guarantee the accuracy of any Yahoo! Answers content. Click here for the Full Disclaimer.

Help us improve Yahoo! Answers. Send Feedback