Klasifikasi tanah di Indonesia yang paling kerap digunakan adalah sistem Dudal-Soepraptohardjo (1957-1961): Dudal, R., and M. Soepraptohardjo. 1957. Soil Classification in Indonesia. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat, Bogor.
Tanah Aluvial
Andosol
Grumusol
Latosol
Litosol
Tanah Mediteran
Organosol
Podsol
Podsolik Merah Kuning
Podsolik Coklat
Podsolik Coklat kelabu
Regosol
Renzina
Namun belakangan ini diganti dengan sistem USDA Soil Taxonomy yang sering tidak cocok dengan tanah iklim tropis di Indonesia. Di samping itu, sistem klasifikasi ini sangat sulit diterapkan di wilayah Indonesia karena memerlukan waktu, tenaga, dan biaya yang tinggi. Nama jenis tanah pada klasifikasi ini antara lain : Histosol, Vertisol, Entisol, Inceptisol, Alfisol, Ultisol, Oxisol, Aridisol, dan Andisol.